REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Setelah lebih dulu memperkenalkan single Melayang pada Agustus 2026, grup musik duo, White Chorus akhirnya resmi merilis album terbaru mereka bertajuk L.U.F.S. — Love Under Flashing Strobe bersama Microgram Entertainment.
Album ini menjadi ruang eksplorasi musikal yang memadukan dentuman elektronik dengan romantisme melankolis, menghadirkan atmosfer yang lekat dengan dunia malam.
Secara teknis, L.U.F.S. merupakan singkatan dari Loudness Units Full Scale, satuan standar untuk mengukur tingkat kenyaringan audio. Namun, bagi White Chorus, istilah tersebut memiliki makna personal: Love Under Flashing Strobe.
“Love Under Flashing Strobe bukan judul yang sok rumit, sih…,” tutur ucap Emir, salah satu personel White Chorus, dikutip Reallist Media pada Selasa, 15 September 2026.
“Sebenarnya ya sederhana saja. Ada cinta yang lahir di tengah malam, lampu club, euforia, dan kehilangan. Itu yang bikin kami kepikiran buat bikin L.U.F.S. ini,” ucapnya.
Album ini mempertemukan dua dunia yang sekilas bertolak belakang, yakni electronic namun tetap romantic, clubby namun tetap sedih. Dentuman musik menjadi latar bagi cerita tentang hubungan yang tidak selalu berakhir meski kisah cinta telah selesai.
Single Melayang Jadi Pintu Masuk
Sebelum album dirilis penuh, White Chorus memperkenalkan Melayang sebagai single pembuka. Lagu ini menjadi pintu pertama menuju dunia L.U.F.S., sekaligus memberikan gambaran mengenai perpaduan energi elektronik, atmosfer club, dan emosi intim yang menjadi karakter album.
Perjalanan Emosional dalam 6 Lagu
Album L.U.F.S. menghadirkan enam lagu yang membawa pendengar melewati berbagai fase hubungan: dari pertemuan, keraguan, kehilangan, hingga upaya merayakan kembali apa yang pernah ada.
Tracklist L.U.F.S.:
- Aku dan Kamu
- Terakhir
- Melayang
- Beri Aku Satu Tanda, Agar Hatiku Tak Selalu Meragu
- Masih Ada
- Rayakan
Setiap lagu menjadi bagian dari perjalanan emosional yang berlangsung di antara dentuman musik dan perasaan yang tidak pernah benar-benar selesai.
Pesan di Balik Album
Lewat album L.U.F.S., White Chorus mengajak pendengar masuk ke ruang di mana cinta, euforia, dan kehilangan bertemu dalam satu malam panjang.
Dari cinta yang ditemukan di bawah lampu strobe hingga perasaan yang tertinggal setelah musik berhenti, album ini menjadi refleksi tentang bagaimana hubungan manusia beresonansi dengan dentuman musik elektronik.
Baca juga: Whisnu Santika dan Tiara Andini Kolaborasi di Single Sumpah Percuma
Baca juga: Mafia Pemantik Qalbu Ubah Nama Jadi mpq, Umumkan Rencana Rilis Album Baru
Kini, seluruh perjalanan tersebut dapat dinikmati secara utuh melalui enam lagu yang tersedia di berbagai platform musik digital mulai 2 September 2026. []




