REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Solois dan penulis lagu R&B berbakat asal Indonesia, Jey Denise, kembali menyiapkan kejutan bagi para penikmat musik nasional.
Di tengah kesibukannya menjalani kontrak internasional, Jey memastikan tetap menghadirkan karya terbaru berupa video musik dan single anyar yang telah ia siapkan sejak jauh-jauh hari.
Penyanyi Kapal Pesiar
Jey Denise sendiri adalah penyanyi dan penulis lagu R&B asal Indonesia yang dikenal berkat warna vokal khas serta aksi panggung inovatif menggunakan teknik live looping dan gitar akustik tanpa sequencer.
Ia telah membangun reputasi sebagai musisi yang berani bereksperimen dan menghadirkan pengalaman musik yang otentik.
Sebelum bertolak kembali ke Amerika Serikat pada 3 Oktober untuk bekerja sebagai penyanyi di kapal pesiar hingga Maret tahun depan, Jey telah merampungkan seluruh materi dan strategi perilisan.
Dengan demikian, rangkaian karya ini akan tetap mengudara meski ia berada di tengah laut. Video musik lagu No. 1 Priority dijadwalkan tayang perdana pada 23 Oktober 2026, disusul perilisan single terbaru bertajuk Au Revoir pada 18 November 2026 mendatang.
Lagu No. 1 Priority hadir sebagai anthem penuh semangat yang membawa pesan penting mengenai self-love. Jey menekankan betapa krusialnya menempatkan diri sendiri sebagai prioritas utama dalam kehidupan.
“Aku ingin memastikan bahwa kesibukan di atas kapal pesiar tidak menghalangi karya-karyaku untuk tetap sampai ke pendengar di Indonesia,” ucap Jey Denise, dikutip Reallist Media pada Jumat, 18 September 2026.

Inovasi Lewat Live Looping
Jey Denise dikenal luas sebagai salah satu musisi R&B dengan karakteristik panggung yang unik dan satu-satunya di Indonesia. Ia mengandalkan teknik live looping yang dipadukan dengan kepiawaian bermain gitar.
Seluruh aransemen dan produksi musik dibawakan secara langsung di atas panggung tanpa bantuan sequencer. Pendekatan organik ini memberikan pengalaman visual dan audio yang segar serta otentik, menjadikan setiap penampilannya berbeda dari musisi lain.
Berkarya Tanpa Batas Jarak
Meski harus kembali ke Amerika Serikat untuk kontrak internasional, Jey memastikan jarak tidak menjadi penghalang. Strategi perilisan yang matang membuat karya-karyanya tetap hadir sesuai jadwal.
Hal ini menunjukkan komitmen Jey untuk terus menyapa penggemar di tanah air, meski secara fisik ia berada jauh.
Baca juga: Kangen Band Tidak Jadi Bubar, Dodhy Minta Maaf
Baca juga: Duduk Perkara Kisruh Ed Sheeran, Macklemore, dan Solidaritas Palestina
Perilisan video klip lagu No. 1 Priority akan menjadi penanda fase baru perjalanan musik Jey, sementara single Au Revoir diharapkan memperkuat posisinya sebagai salah satu solois R&B Indonesia yang mampu menembus pasar internasional. []




